Serius Dampingi UMKM, Bea Cukai Malang Sukses Delegasikan 6 Pemuda Raih Prestasi Nasional Bergengsi

JAKARTA – Langkah Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Malang dalam mendampingi UMKM patut dicontoh oleh instansi pemerintah lainnya. Seperti yang diberitakan MALANGSATU.COM sebelumnya dengan judul “Dari Kacang, 6 Pemuda Malang Sukses Rebut Prestasi Nasional.” Di bawah arahan Kepala Kantor, Gunawan Tri Wibowo, kelompok pemuda yang berdomisili di wilayah Kabupaten Malang sukses meraih prestasi sebagai Juara Satu Nasional Proposal Bisnis yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada 17-19 September lalu di Jakarta.
Kelompok pemuda yang tergabung dalam UMKM CV Maju Bersama ini berhasil meraih juara satu dalam menyusun proposal bisnis, karena materi yang ditawarkan memiliki konsep yang baik untuk memaksimalkan potensi ekspor kacang macadamia.
Awalnya, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Malang melibatkan sekitar 506 peserta untuk mengikuti pembekalan Export Mentoring Program (EMP) 2024. Seiring berjalannya proses, CV Maju Bersama berhasil memenuhi kualifikasi sebagai salah satu dari 40 peserta terbaik di tingkat Malang Raya dan dinilai layak ekspor dengan pertimbangan ketersediaan produksi kacang macadamia serta kemampuannya menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Berkat keterlibatan yang serius dari beberapa staf Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Malang, CV Maju Bersama berhasil memenuhi syarat sebagai juara satu nasional.
CEO CV Maju Bersama, Agus Susanto, mengatakan bahwa pelatihan yang diselenggarakan Bea Cukai tidak bersifat formalitas semata, sekadar menjalankan program untuk menggugurkan kewajiban. Namun lebih dari itu, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Malang juga intensif mendampingi secara teknis seluruh UMKM untuk meningkatkan performa dalam memenuhi kelayakan ekspor.
“Sebelumnya kami tidak pernah terpikir untuk ekspor. Berkat bantuan Bea Cukai Malang, semua prosedur ekspor menjadi lebih mudah, bahkan kami juga difasilitasi untuk bertemu dengan buyer (pembeli),” ucap Agus kepada MALANGSATU.COM.
Agus menambahkan bahwa semua divisi di lingkungan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Malang juga membantu dengan maksimal pendampingan UMKM untuk mempersiapkan produk ekspor.
“Kami merasakan manfaatnya. Berbeda dengan pelatihan UMKM lainnya yang hanya absen, tanda tangan, mendengarkan materi, lalu pulang, peserta dilepas begitu saja tanpa tindak lanjut yang jelas,” terang Agus.
Menurut Agus, ada beberapa nama di lembaga Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Malang yang telah berjasa besar terhadap kesuksesan CV Maju Bersama, yaitu:
- Gunawan Tri Wibowo (Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Malang)
- Dwi Prasetyo Rini (Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi)
- Agnita Adityawardani (Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama)
- Ricky Wijaya (Pelaksana Pemeriksa)
- Imron Wahyudi (Pelaksana Pemeriksa)
Saat pelaksanaan expo dan penjurian di tingkat nasional, CV Maju Bersama juga berhasil memikat beberapa pengunjung, baik lokal maupun mancanegara, melalui produk yang dipamerkan, yaitu kacang macadamia dan beberapa produk turunannya.
“Kacang macadamia serta produk turunan berbahan dasar macadamia, seperti minyak dan kopi, ludes terjual. Ada beberapa orang perwakilan kedutaan besar Singapura, Australia, Amerika, dan Timur Tengah tertarik membeli,” imbuh Agus.
Kepuasan Agus bersama rekan-rekan satu timnya tidak hanya berhenti di situ. Pekerjaan besar yang harus ditindaklanjuti adalah edukasi terkait manfaat kacang macadamia untuk kesehatan. Menurutnya, sosialisasi akan berdampak langsung terhadap tingkat permintaan yang tinggi terhadap kacang macadamia.
“Belum banyak yang tahu bahwa kacang macadamia juga bisa dipadukan dengan olahan kopi. Selain lebih enak, juga lebih sehat. Bahkan, macadamia juga bagus untuk kecantikan karena mengandung omega 3, 6, 7, dan 9,” pungkas Agus. (rully novianto)




