news

BRI Perkuat Layanan Kesehatan Pesantren, Salurkan Ambulans untuk 1.200 Santri di Gondanglegi

Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam memperluas dampak sosial kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Melalui Kantor Cabang Kepanjen, BRI menyalurkan bantuan satu unit mobil ambulans kepada Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2, Gondanglegi, Kabupaten Malang, pada 23 April 2026.

Bantuan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan di lingkungan pesantren yang saat ini menaungi sekitar 1.200 santri. Kehadiran ambulans diharapkan mampu mempercepat penanganan medis serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam situasi darurat.Pemimpin Cabang BRI Kepanjen, Herwansyah, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BRI dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa kehadiran BRI tidak hanya dirasakan dalam sektor ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek penting lainnya seperti kesehatan. Bantuan ambulans ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang kebutuhan medis para santri,” ujarnya.

Apresiasi turut disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2, KH. M. Hamim Kholili. Ia menilai bantuan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pesantren saat ini. “Ambulans ini akan sangat membantu dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan optimal bagi para santri. Kami berterima kasih atas kepedulian BRI,” ungkapnya.Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI yang secara konsisten difokuskan pada sektor-sektor strategis, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui program ini, BRI terus menegaskan perannya sebagai agen pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga keberlanjutan sosial.Dengan hadirnya ambulans ini, BRI berharap dapat turut menciptakan lingkungan pesantren yang lebih sehat, aman, dan tangguh, sekaligus memperkuat akses layanan kesehatan bagi komunitas pendidikan berbasis keagamaan di daerah.

Related Articles

Back to top button