Hijaukan Jalur Pendakian, Relawan Tanam Bibit di Latar Ombo Gunung Bokong
MALANGSATU – Selasa, 21 April 2026 — Upaya menjaga kelestarian hutan terus dilakukan oleh para pegiat lingkungan. Pada Selasa (21/4), sekelompok relawan bersama komunitas pecinta alam menggelar aksi penanaman pohon di kawasan Latar Ombo, Pos 1 Gunung Bokong.
Sebanyak lima bibit pohon dengan tinggi sekitar 50 sentimeter ditanam di area tersebut sebagai langkah awal rehabilitasi vegetasi di jalur pendakian. Meski jumlahnya terbatas, kegiatan ini menjadi simbol komitmen jangka panjang dalam menjaga keseimbangan ekosistem pegunungan.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Pesanggrahan, Ahmad Syaifudin, dengan melibatkan sejumlah pegiat lingkungan, di antaranya Rully Novianto selaku Ketua Yayasan Adi Wana Lestari, Abdi Purmono dari Sahabat Rimba, serta Rojali yang merupakan perwakilan dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Pesanggrahan.

Turut serta pula para relawan pendaki, yakni Nurul Istiqomah, Miftahul Jannah, Anggita Melviana, dan Emy Masyitha.Penanaman ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program konservasi yang dijalankan oleh Perhutani KPH Malang bersama LMDH Desa Pesanggrahan. Fokus utama kegiatan adalah menjaga keberlanjutan kawasan hutan di jalur pendakian Gunung Bokong, Gunung Panderman, hingga Gunung Butak yang kerap menjadi tujuan favorit para pendaki.
Selain itu, penanaman bibit yang sebagian merupakan pohon buah juga memiliki manfaat ekologis penting, yakni menyediakan sumber makanan alami bagi satwa liar seperti monyet jawa ekor panjang. Dengan ketersediaan pakan di habitatnya, satwa tersebut diharapkan tidak turun ke jalur pendakian atau permukiman warga, sehingga potensi konflik antara manusia dan satwa dapat diminimalkan.Tidak berhenti pada penanaman, kegiatan ini juga dirancang sebagai program berkelanjutan. Para relawan berkomitmen melakukan monitoring rutin guna memastikan bibit yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik dan tidak rusak akibat faktor alam maupun aktivitas manusia.

Langkah sederhana ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi konservasi hutan. Selain mencegah erosi dan menjaga ketersediaan air, penanaman pohon juga berperan penting dalam menjaga habitat satwa liar serta meningkatkan kualitas udara di kawasan pegunungan.Melalui aksi kecil namun konsisten, para relawan berharap kesadaran menjaga lingkungan semakin tumbuh, khususnya di kalangan pendaki, agar keindahan dan kelestarian hutan tetap terjaga untuk generasi mendatang.
Sesuai data yang diterima MALANGSATU.COM dari LMDH Desa Pesanggrahan, sudah ada lebih dari 100 bibit pohon yang ditanam di area Pos 1 Latar Ombo Gunung Bokong. (ram).




