Asmualik Tuai Pujian Kader Internal PKS
MALANGSATU – Wakil Ketua DPRD Kota Malang Asmualik meramaikan bursa Pilkada 2024. Indikasinya, baliho berisi foto politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut tersebar di berbagai sudut di Kota Malang.
Selain Asmualik, muncul juga nama lain. Termasuk dua mantan Wali Kota Malang, yakni Moch. Anton dan Sutiaji. Selebihnya muncul nama lain, yakni Ahmad Fuad Rahman, Ardantya Syahreza, Imam Supandi, dan Heri Cahyono alias sam HC.
Di internal PKS, nama Asmualik cukup disegani. Bisa jadi karena perolehan suara Asmulik tertinggi di daerah pemilihan (dapil)-nya, yakni Blimbing. Legislator yang memiliki hobi bersepeda itu juga dikenal ramah oleh sebagian besar kader partai.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKS Kecamatan Blimbing Aris Rendra Kurniawan mengatakan, Asmualik adalah sosok pemimpin yang sederhana sehingga mudah mendapat simpati masyarakat. “Meski sudah menjabat sebagai pimpinan dewan, dia tetap turun menyapa masyarakat,” ujar Aris kemarin. ”Tidak heran kalau mendapat ranking tertinggi, yakni 5388 suara”, tambah Aris.
Dia mengatakan, Asmualik juga kerap terjun ke masyarakat untuk membantu kegiatan sosial. ”Datang pakai sepeda pancal, tanpa mobil dinas dan ajudan. Bisa membaur dengan masyarakat. Ketua RW kami sampai bingung, kok ada dewan kayak seperti itu”, puji Aris.
Senada dengan Aris, salah satu aktivis pencinta alam yang tergabung dalam Komunitas Pendaki Sapu Ranji Eko Sudarwanto juga kagum dengan sosok Asmualik.”Pak Asmu gak pernah membeda-bedakan teman. Sama siapa saja nyaman. Gak pilih-pilih”, jelas Eko.
Ia menambahkan, Asmualik juga sering terlibat dalam kegiatan pendakian gunung bersama beberapa komunitas pencinta alam. “Di komunitas beliau dikenal tidak pelit. Sering support kegiatan komunitas,”imbuhnya.
Sementara itu, Asmualik mengatakan, dia terjun ke masyarakat karena ingin bermanfaat untuk masyarakat. Disinggung mengenai rekomendasi pencalonan dari PKS, dia memasrahkan sepenuhnya kepada partai. “Sebagai kader, saya hanya bisa ikhtiar. Selebihnya ada pada musyawarah partai. Dapat rekom atau tidak, saya tetap berkhidmat”, kata Asmualik.(*)




