Politik

Korea Selatan Kirim Sistem Rudal Cheongung-II ke UEA, Berhasil Cegat Rudal Balistik Iran

SEOUL – Sistem pertahanan udara Cheongung-II (M-SAM) milik Korea Selatan yang ditempatkan di Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan berhasil mencegat sebuah rudal balistik yang diduga diluncurkan dari Iran. Keberhasilan tersebut menjadi penggunaan tempur pertama sistem pertahanan udara Korea Selatan di luar negeri.Media Korea Selatan melaporkan, saat ini terdapat dua baterai Cheongung-II yang telah ditempatkan di UEA sebagai bagian dari kontrak kerja sama pertahanan antara kedua negara.

Otoritas pertahanan UEA bahkan disebut telah meminta pengiriman tambahan sistem tersebut lebih cepat dari jadwal, menyusul meningkatnya ancaman serangan rudal dan drone di kawasan Timur Tengah.Kontrak pengadaan sistem pertahanan ini sebenarnya telah ditandatangani pada Januari 2022 antara militer UEA dengan sejumlah perusahaan industri pertahanan Korea Selatan, yakni LIG Nex1, Hanwha Systems, dan Hanwha Aerospace. Dalam kesepakatan tersebut, UEA memesan 10 baterai sistem Cheongung-II.

Sistem pertahanan udara Cheongung-II (M-SAM) milik Korea Selatan

Cheongung-II merupakan sistem pertahanan udara menengah yang dirancang untuk melindungi wilayah dari serangan pesawat tempur, rudal jelajah, hingga rudal balistik. Setiap baterai sistem ini terdiri dari empat peluncur rudal, radar pengawas, serta pusat kendali tempur yang bekerja secara terintegrasi.

Pengembang sistem menyebutkan bahwa rudal Cheongung-II menggunakan metode direct hit atau menghantam target secara langsung di udara. Dalam sejumlah uji coba sebelumnya, sistem ini diklaim mampu menunjukkan tingkat akurasi hingga 100 persen.Teknologi Cheongung-II dikembangkan dengan dukungan teknis dari perusahaan pertahanan Rusia Almaz-Antey, serta melibatkan sejumlah perusahaan Korea Selatan seperti Samsung Thales, LIG Nex1, dan Doosan DST.Versi terbaru sistem ini dilengkapi rudal yang lebih cepat dan memiliki jangkauan lebih jauh, sehingga dinilai mampu menghadapi ancaman rudal modern.

Selain UEA, Arab Saudi juga dilaporkan telah memesan sistem pertahanan udara Cheongung-II pada 2024, menandai meningkatnya minat negara-negara Timur Tengah terhadap teknologi pertahanan Korea Selatan.Ketegangan keamanan di kawasan meningkat setelah Iran disebut menggunakan drone tempur untuk menyerang sejumlah target militer di kawasan Teluk, termasuk pangkalan udara yang digunakan oleh pasukan sekutu Barat.Keberhasilan pencegatan rudal oleh sistem Cheongung-II ini dinilai menjadi pembuktian kemampuan industri pertahanan Korea Selatan di panggung internasional, sekaligus memperkuat posisi negara tersebut sebagai pemasok sistem pertahanan modern bagi negara-negara di Timur Tengah.(dz)

Related Articles

3 Comments

Back to top button