Wisata

Mengungkap Sejarah Transportasi Dunia di Museum Angkut

MALANGSATU – Museum Angkut, sebuah destinasi modern yang menghidupkan kembali sejarah transportasi, terletak di lereng Gunung Panderman, sekitar 20 km dari Kota Malang. Dengan luas mencapai 3,8 hektar, museum ini menjadi rumah bagi lebih dari 300 koleksi angkutan tradisional dan modern.

Museum Angkut terbagi menjadi beberapa zona yang masing-masing dihiasi dengan setting landscape yang memukau, menggambarkan model bangunan dari berbagai benua seperti Asia, Eropa, hingga Amerika. Di Zona Sunda Kelapa dan Batavia, pengunjung akan disuguhkan dengan replika Pelabuhan Sunda Kelapa yang dihiasi dengan beragam angkutan kuno seperti becak dan miniatur kapal. Sedangkan di Zona Eropa, suasana kota-kota di Prancis dihadirkan dengan mobil-mobil klasik Eropa yang memukau.

Pecinta mobil klasik, sejarah, dan penggemar film Hollywood menemukan tempat yang sempurna di Museum Angkut. Dengan luas hampir empat hektar, museum ini menjadi yang pertama di Asia Tenggara yang menghadirkan sejarah setiap mobil, mulai dari angkutan pertama Presiden RI hingga mobil Istana Buckingham Inggris. Tak hanya menawarkan sejarah yang kaya, Museum Angkut juga menawarkan interior yang menawan, sempurna untuk kegiatan fotografi.

Salah satu koleksi terbaru museum ini adalah Mobil listrik Tucuxi yang pernah dimiliki oleh mantan menteri Dahlan Iskan dan mengalami kecelakaan di sebuah lereng gunung di Magetan saat diujicobakan. Tidak hanya itu, museum ini juga menawarkan wahana Flight Simulator yang terletak di lantai 3 gedung museum, memberikan pengalaman yang mendebarkan kepada pengunjung.

Dikelola oleh Jawa Timur Park Group, yang juga mengelola Batu Secret Zoo, Batu Night Spectacular (BNS), Eco Green Park, dan Museum Satwa, Museum Angkut didirikan pada 9 Maret 2014. Dengan berbagai koleksi menarik dan pengalaman yang unik, Museum Angkut menjadi destinasi wajib bagi siapa pun yang ingin menjelajahi sejarah transportasi dunia secara menyeluruh.

Related Articles

Back to top button