BATU – Gunung Bokong, Kota Batu, menjadi salah satuu area favorit untuk kegiatan penanaman pohon. Perhutani KPH Malang melaksanakan kegiatan penanaman pohon di kawasan Wisata Gunung Bokong pada Sabtu (15/11/2025).
Kegiatan ini melibatkan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Pesanggrahan, ALSA Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (ALSA FH UB), serta Tim Tiket Pendakian.

Sebanyak 50 bibit pohon beringin dan kesek ditanam sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem kawasan wisata alam sekaligus memperkuat kualitas tutupan vegetasi di area pendakian.
Penanaman ini menjadi bagian dari program kolaboratif Perhutani bersama mitra sosial dan komunitas untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mendukung wisata berbasis konservasi.
Asper/KBKPH Pujon Agung Wicaksono Romdoni, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan tidak bisa berjalan sendiri. Kehadiran ALSA FH UB, Tim Tiket Pendakian, dan LMDH Desa Pesanggrahan menunjukkan semangat bersama untuk merawat kawasan Gunung Bokong agar tetap lestari dan nyaman bagi pengunjung,” ujarnya.
Kegiatan penanaman ini juga menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam mendorong gerakan penghijauan di wilayah kerja KPH Malang, khususnya di area wisata yang menjadi destinasi favorit pendaki dan wisatawan lokal.
Dengan adanya penanaman bibit pohon ini, diharapkan kawasan Gunung Bokong ke depan semakin rindang, sehat secara ekologi, serta mampu menjadi ruang wisata alam yang berkelanjutan dan memiliki nilai konservasi tinggi.(ram)




