news

Perkuat Mitigasi Bencana, Perhutani Tanam 1.000 Bibit Pohon di Taman Merak Pujon

MALANG – Upaya Perum Perhutani KPH Malang dalam memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi terus tidak bisa dianggap remeh. Terbukti korps yang terkenal dengan julukan rimbawan itu menggelar penanaman 1.000 bibit pohon di kawasan Taman Merak Pujon, Kabupaten Malang, pada Jumat (21/11).

Tujuannya membangun perlindungan ekologis berbasis vegetasi di wilayah rawan bencana. Kegiatan yang digelar bertepatan dengan Hari Pohon Sedunia ini melibatkan unsur pemerintah dan relawan dari berbagai daerah, termasuk Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Sinergi multipihak tersebut menjadi langkah konkret memperkuat kesiapsiagaan terhadap risiko banjir, longsor, dan kerusakan ekosistem.

Tanam Pohon Penyangga Lingkungan

Sebanyak 1.000 bibit vegetasi ditanam di area lereng dan zona konservasi Taman Merak. Jenis tanaman dipilih berdasarkan kebutuhan ekologis kawasan, di antaranya, Beringin, berfungsi sebagai penyerap air dan penyangga sumber mata air. Trembesi, sebagai pelindung tanah dan peneduh area resapan, Sengon berfungsi untuk merehabilitasi lahan sekaligus bernilai ekonomi bagi warga. Kesek/Pule, sebagai penahan erosi dan penguat struktur lereng.

Penanaman pohon itu diharapkan mampu membangun sistem perlindungan alam secara alami, sekaligus memperkuat kestabilan tanah di kawasan pegunungan Pujon.

BNPB: Mitigasi Berbasis Vegetasi Adalah Investasi Masa Depan

Plt Inspektur Utama BNPB, Saeful Alam, mengapresiasi langkah Perhutani sebagai implementasi nyata dari strategi pencegahan bencana nasional.“Penanaman vegetasi adalah langkah preventif paling efektif untuk menekan risiko banjir dan longsor. Terima kasih kepada semua pihak yang berkolaborasi menjaga keseimbangan alam. Mitigasi tidak bisa menunggu bencana datang, harus dimulai sejak dini,” tegas Saeful.

Ia menambahkan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi Pooling Fund Bencana, inovasi pendanaan mitigasi skala nasional.

Perhutani Tegaskan Komitmen Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Administratur/KKPH Malang Kelik Djatmiko mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan wujud komitmen Perhutani menjaga fungsi ekologis hutan dan keselamatan masyarakat. “Ini bukan sekadar seremoni. Menanam hari ini berarti menyiapkan keselamatan dan kesejahteraan esok hari. Perhutani KPH Malang siap terus mengawal rehabilitasi hutan dan mitigasi lingkungan secara berkelanjutan,” ucap Kelik.

Ia juga menegaskan bahwa hutan adalah benteng alami yang harus dijaga melalui konsistensi, kolaborasi, dan partisipasi publik.Membangun Generasi Tangguh BencanaMelalui gerakan ini, Perhutani bersama BNPB, berbagai pemerintah daerah, serta masyarakat berkomitmen menciptakan lingkungan yang lebih aman dan hijau untuk masa depan.Kegiatan ini menjadi tonggak penting memperkuat solidaritas nasional dalam menghadapi ancaman perubahan iklim yang semakin nyata. (ram)

Related Articles

Back to top button