news

Prabowo Tiba di Paris, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis

PARIS – Presiden Prabowo Subianto resmi memulai kunjungan kenegaraan ke Prancis setelah mendarat di Bandara Orly, Paris, pada Selasa (26/5/2026) pukul 10.00 waktu setempat. Lawatan ini menjadi momentum krusial untuk mempererat hubungan bilateral, sekaligus menjadi kunjungan balasan atas kunjungan Presiden Emmanuel Macron ke Indonesia tahun lalu.

Elevasi Hubungan Menuju Kemitraan Komprehensif

Kementerian Luar Negeri RI dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (27/5/2026) menyampaikan bahwa kedua pemimpin negara sepakat untuk meningkatkan status hubungan bilateral menjadi Comprehensive Strategic Partnership (Kemitraan Strategis Komprehensif).

Langkah ini mencerminkan posisi strategis kedua negara dalam menghadapi ketidakpastian global. Fokus utama kerja sama mencakup beberapa sektor vital:

• Pertahanan: Memperkuat diplomasi pertahanan dan keamanan.

• Energi & Mineral: Pengembangan energi terbarukan dan pengelolaan mineral kritis.

• Teknologi: Inovasi teknologi dan pembangunan ekosistem industri yang berimbang.

• Ekonomi: Dorongan bagi investasi hilirisasi.Disambut Kehangatan Diaspora

Disambut Kehangatan Diaspora

Setibanya di Paris, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis, Jean-Pierre Farandou, dengan upacara jajar kehormatan. Tidak hanya disambut oleh pejabat tinggi, kedatangan Presiden juga disambut antusias oleh diaspora Indonesia yang memadati area hotel tempat Presiden bermalam.

Harapan besar disematkan oleh warga negara Indonesia (WNI) di Prancis. Feliana, diaspora yang telah menetap selama 17 tahun, berharap kolaborasi ekonomi dapat lebih inklusif bagi wirausahawan Indonesia di luar negeri. “Semoga Pak Presiden terus mempererat hubungan kedua negara dan mengikutsertakan diaspora dalam membangun bisnis di Prancis,” ujarnya.

Senada dengan Feliana, sektor pendidikan juga menjadi sorotan. Amanda, seorang mahasiswa Indonesia di Prancis, berharap kunjungan ini mampu membuka akses lebih luas untuk program pertukaran pelajar dan kolaborasi akademik antar-kedua negara.

Agenda Awal di Paris

Sebelum memulai rangkaian agenda kenegaraan yang padat, Presiden Prabowo dijadwalkan untuk melaksanakan salat Iduladha bersama masyarakat Indonesia di Wisma KBRI Paris sebagai bentuk silaturahmi dengan warga tanah air di Prancis.Kunjungan ini tidak hanya ditujukan untuk memperkuat fondasi ekonomi dan pertahanan, tetapi juga untuk menegaskan komitmen Indonesia dan Prancis dalam menjaga perdamaian dunia yang berbasis pada aturan internasional. (rul)

Related Articles

Back to top button