3 Spot Tourist Information Center (TIC) Kota Malang Masih Belum Optimal
MALANGSATU – Keberadaan Tourist Information Center (TIC) sebagai pusat layanan informasi bagi para wisatawan yang mengunjungi Kota Malang masih belum maksimal. Beberapa titik yang seharusnya melayani para turis gagal memenuhi fungsinya dan terlihat tutup, menyebabkan kebingungan bagi para wisatawan yang membutuhkan informasi.
Menyikapi hal ini, Kepala Seksi Promosi Pariwisata Agung H Bhuana mengakui bahwa saat ini keberadaan TIC masih belum sesuai harapan. “Memang saat ini belum representatif. Tapi kami berharap ke depan ada TIC yang memiliki tempat yang representatif,” ucap Agung.
Untuk mengatasi masalah ini, pihaknya sedang berupaya agar TIC ditempatkan di pusat keramaian. “Sehingga kami ingin bekas Ramayana, kami mendapat tempat di situ,” jelasnya. Ia menjelaskan bahwa mereka sedang mengincar tempat yang sebelumnya adalah lokasi Dunkin Donuts. “Kami ingin memberikan tempat yang nyaman bagi wisatawan,” tambahnya.
Saat ini, terdapat tiga titik TIC di Kota Malang. Pertama adalah di depan Ramayana atau di Alun-Alun Kota Malang, kedua adalah di dekat patung Chairil Anwar, dan ketiga adalah TIC yang berada di Bandara Abd Saleh. “Ada beberapa lagi di tempat-tempat agen travel,” tambahnya.
Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan demi memberikan layanan yang optimal bagi masyarakat. “TIC sebenarnya adalah sumber informasi pariwisata yang sangat dibutuhkan oleh wisatawan mancanegara maupun lokal,” tandasnya.
Pada tahun 2018, hampir 5 juta wisatawan mengunjungi Malang, terdiri dari sekitar 15.000 wisatawan asing dan sekitar 4,8 juta wisatawan domestik. Data ini menunjukkan potensi pariwisata yang besar di Kota Malang yang perlu didukung dengan pelayanan informasi yang baik.(ris/ram)




