Sambut HUT RI ke-80, KPH Malang Pastikan Kesiapan Jalur Pendakian Omah Tepoes
MALANG – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-80, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang melakukan tinjauan langsung ke Basecamp Pendakian Omah Tepoes di Dusun Tepus, Desa Ngantru, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Senin (29/07/2025).
Tinjauan ini dipimpin langsung oleh Kepala Perhutani KPH Malang, Kelik Djatmiko, bersama Kepala Seksi Madya Produksi dan Ekowisata Warno Setyobudi, Asper/KBKPH Ngantang Pramudianto, serta CEO tiketpendakian, Hario Laskito Ardi.
Omah Tepoes menjadi titik awal pendakian ke tiga gunung sekaligus, yakni Gunung Kelud, Gunung Kawinajang, dan Gunung Selokurung. Masing-masing menawarkan keunikan tersendiri — dari puncak dan kawah aktif Gunung Kelud, medan menantang dan kawah purba Gunung Kawinajang, hingga pemandangan waduk serta panorama matahari terbit dan terbenam di Gunung Selokurung.
Kerja sama pengelolaan sistem pendakian yang mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan dilakukan antara Perhutani, PT Banuraya Mitsuhita Sejahtera, dan operator tiketpendakian. Sistem ini dirancang aplikatif, real time, dan mudah diakses oleh para pendaki.
“Kami meninjau secara menyeluruh, mulai dari proses registrasi lewat aplikasi, pengecekan logistik dan kesehatan, hingga alur check-in dan briefing pendaki. Semua harus memenuhi standar karena pendakian adalah wisata minat khusus yang membutuhkan pengelolaan profesional,” tegas Kelik Djatmiko.

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan sarana-prasarana pendukung seperti loket, area istirahat, lokasi briefing, mushola, dan toilet. “Semua ini bagian dari layanan prima yang harus kami berikan kepada para pendaki,” tambahnya.
CEO tiketpendakian, Hario Laskito, menyambut baik langkah proaktif dari Perhutani. “Kami berterima kasih atas pembinaan dan dukungan dari KPH Malang. Saat ini, kesiapan kami sudah 100 persen untuk menyambut lonjakan pendaki Agustus ini,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bukti nyata sinergi antara Perhutani dan mitra dalam menciptakan ekosistem wisata pendakian yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di wilayah Malang.
(hlm/rul)




