Berada di Pelosok Desa, Steak Bledek Ramai Pengunjung Meski Harus Reservasi
MADIUN – Siapa sangka warung steak yang terletak di pelosok Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun ini bisa ramai dipadati pengunjung. Tidak hanya pecinta kuliner lokal, beberapa di antaranya datang dari luar kota khusus untuk menikmati lezatnya menu yang ditawarkan Waroeng Steak Bledek (WSB).
Saat redaksi mengunjungi WSB, kami juga harus mengantri. Tidak bisa langsung masuk, pengunjung harus duduk di teras yang terletak di seberang WSB, atau lebih tepatnya di area parkir.
Namun, jangan khawatir dengan lamanya antrian, tidak lebih dari 20 menit pengunjung akan dipanggil dan diarahkan untuk masuk ke dalam WSB.
Saat menunggu antrian, karyawan WSB akan bertanya dan mencatat menu yang akan dipesan, sehingga begitu pengunjung masuk, mereka bisa langsung menikmati hidangan.
Salah seorang pengunjung asal Malang, Irham, mengaku puas dengan menu yang ditawarkan WSB.
“Ndak heran kalau harus reservasi dan antri dulu, maklumlah rasanya enak, nggak kalah dengan resto mewah, harganya juga terjangkau,” ucapnya.
Nama WSB semakin terkenal di media sosial, banyak ulasan yang menarik minat pecinta kuliner untuk rela datang meski lokasinya agak ‘nyelempit’. Bahkan, Chef Ricky Bobby, atau yang akrab disapa Chef Dancuk, juga memuji menu yang ditawarkan. “Warung steak di desa, tapi menunya benar-benar premium,” ujarnya.
Chef Dancuk juga kagum karena hanya WSB yang menjadi pelopor dalam menyajikan menu Tomahawk Steak pertama di Madiun.
Selain di Sambirejo, Jiwan, WSB juga dapat ditemukan di Bogowonto Culinary Center (BCC), yang terletak di pusat Kota Madiun. Selain itu, aneka menu WSB juga dapat dibeli melalui aplikasi GoFood, GrabFood, dan lainnya. (rul)



