STIKES Wira Medika Bali Getol Perangi Bullying
BALI – STIKES Wira Medika Bali menunjukkan taringnya dalam memerangi bullying. Terbukti, sekolah tinggi yang mencetak tenaga medis itu berhasil menggalang solidaritas anti bullying di SMAN 2 Mengwi, Badung, Bali, beberapa waktu lalu.
Dr. Moh. Fairuz Abadi, M.Si,. selaku penanggungjawab kegiatan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk mengatasi dan mencegah kasus bullying yang marak terjadi di sekolah-sekolah.
“Bullying adalah masalah serius yang berpengaruh negatif pada perkembangan siswa, sehingga kami memiliki kewajiban untuk menangkalnya,” jelas Fairuz.
Ia juga berkomentar jika banyak sekolah yang masih menganggap tindakan saling ejek dan perkelahian antar siswa sebagai hal yang wajar, hal tersebut membuktikan kurangnya perhatian dan pendampingan dari pihak sekolah. Meskipun pemerintah telah menerapkan UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, pendekatan ini dianggap kurang efektif karena dapat berdampak negatif pada mental anak.
Ia berharap kehadirannya bersama tim dapat menjadi solusi efektif dalam menghadapi maraknya kasus bullying yang terus meningkat di dunia pendidikan.
“Penting bagi akademisi untuk aktif terlibat dalam upaya pencegahan. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkrit untuk memberikan kontribusi nyata dalam menangani masalah bullying.” imbuh Fairuz.
Tidak main – main dalam menunjukkan keseriusannya, Fairuz juga melibatkan beberapa akademisi, diantaranya dosen STIKES Wira Medika Bali bersama Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Wira Medika Bali.
Beberapa anggota yang dilibatkan adalah Ns. Dewa Putu Arwidiana, S.Kep., M.AP., M. Adreng Pamungkas, S.Pd., MM , dan Ns. Kiki Rizki Fista Andriana, S.Kep., M.Kep.
Tidak hanya itu, dua mahasiswa terbaik, Gusti Ayu Wulan Dian Kirana Dewi dan Dwiky Nisya Hanindya juga dilibatkan dalam kegiatan tersebut.(rom/yac)




