Inspirasi

Tri Handoyo, Konsisten Melestarikan Seni Topeng Malangan

MALANGSATU – Seni dan budaya khas Malang terus dijaga dengan penuh dedikasi oleh pria yang teguh memegang tradisi leluhurnya. Tri Handoyo, mengabdikan hidupnya menjaga dan melestarikan seni topeng Malangan, sebuah warisan budaya yang kaya dari daerah asalnya.

Di Sanggar Topeng Asmorobangun, Tri Handoyo tidak hanya menciptakan topeng Malangan, ia juga memperkenalkan budaya Panji melalui seni topeng tersebut. Konsistensinya dalam menjalani panggilan seni ini tercermin dalam setiap karya yang dihasilkannya, menunjukkan kecintaannya yang mendalam terhadap kesenian khas Malang.

Tidak hanya sebagai seorang seniman, Tri juga berbagi ilmu dengan generasi muda, mengajar mereka tentang seni pertunjukan Panji dan Topeng Malangan di Padepokan Seni Topeng Asmorobangun. Rutinitasnya tidak hanya terbatas pada pembuatan topeng, tetapi juga meliputi pertunjukan rutin setiap Senin Legi di padepokan, yang masih diminati oleh banyak orang.

Prestasi Tri Handoyo juga melampaui batas negara, dengan dua penampilan di luar negeri, termasuk tampil di Moskow dalam Pentas Seni Festival Indonesia. Namun, kesuksesannya tidak membuatnya melupakan akarnya, dan ia terus mengabdikan diri pada budaya Panji dan kesenian tradisional.

Penghargaan tertinggi atas dedikasinya datang pada tahun 2014, ketika Tri Handoyo dianugerahi predikat Empu Topeng dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Gelar tersebut menegaskan komitmen dan kontribusinya dalam menjaga keberlangsungan seni topeng Malangan.

Dengan semangat dan ketekunan, Tri Handoyo terus berjuang untuk melestarikan seni topeng Malangan sebagai pembawa warisan budaya yang tak ternilai harganya. Dukungan dari keluarga dan komunitasnya memberinya kekuatan untuk terus berkarya, dengan harapan agar seni budaya bangsa tetap lestari dan dihargai oleh generasi mendatang.

Sebagai orang asli Malang, Tri Handoyo menekankan pentingnya nilai-nilai moral dalam setiap pertunjukan seni, khususnya dalam lakon Topeng Panji. Menurutnya, pesan kebaikan kepada sesama manusia, alam, dan Tuhan selalu menjadi inti dari setiap karya seni yang dilakukannya.

Related Articles

Back to top button