Wahyu Saptomi, Pelatih Taekwondo yang Rekrut Siswa Kurang Mampu dan Gandeng Rumah Qur’an untuk Cetak Atlet Berprestasi
JAKARTA – Wahyu Saptomi, seorang pelatih taekwondo berlisensi internasional Dan IV Kukkiwon, tidak hanya dikenal karena dedikasinya di dunia olahraga. Pria alumni SMA Dharma Karya ini juga memiliki idealisme yang kuat untuk mencetak atlet-atlet berbakat, termasuk siswa berpotensi dari keluarga kurang mampu.
Bagi pelatih yang akrab disapa Tomi, pengabdian adalah prioritas utamanya. Ia mengabdi untuk mencari bibit muda yang tangguh, konsisten, dan memiliki semangat untuk berlatih.
“Kami tidak terlalu menekan siswa untuk menang dalam bertanding. Yang utama adalah mendidik siswa agar disiplin berlatih,” ucap Tomi kepada MALANGSATU.COM.
Berbeda dengan pelatih lainnya, Tomi memilih memanfaatkan ruang publik untuk menggembleng siswa didiknya. Tempat yang dimaksud adalah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang berlokasi di Jalan Delman Asri VI, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Atas dasar itu, Tomi memberi nama sanggar bela diri yang dikelolanya DOJO RPTRA DELAS.

Menurutnya, pemilihan ruang publik memiliki kelebihan tersendiri. Selain lokasinya yang asri dengan konsep ruang terbuka hijau dan mendukung tumbuh kembang anak, DOJO RPTRA DELAS juga menjadi tempat interaksi warga dari berbagai kalangan, sehingga tidak ada batasan sosial.
“Siapa pun bisa bergabung, baik untuk berlatih atau sekadar melihat. Biasanya, ada warga yang mengantarkan anaknya untuk melihat terlebih dahulu sebelum memutuskan secara resmi untuk berlatih,” jelas Tomi.
Hingga saat ini, Tomi bersama asistennya, Arnow, tetap berkomitmen melatih siswa-siswa di DOJO RPTRA DELAS, yang jumlahnya terus bertambah. Untuk menjaga idealismenya, Tomi bekerja sama dengan Rumah Qur’an Al-Jadid yang berlokasi tidak jauh dari DOJO. Kerja sama ini meliputi pembinaan karakter spiritual siswa serta pemberian dana sosial secara rutin.
“Kami ingin siswa DOJO RPTRA DELAS tidak hanya memiliki fisik yang kuat, tetapi juga spiritual yang baik. Selain itu, kami memberikan beasiswa kepada anak-anak yang ingin berlatih tetapi orang tuanya tidak mampu secara finansial,” tambahnya.
RPTRA Delas berada di bawah naungan Cijantung Club besutan Master Untung Merdi Slamet, telah mencetak berbagai prestasi membanggakan, bahkan beberapa murid dari DOJO ini berhasil meraih:
- Runner-Up Kejuaraan Pelajar Jabodetabek MUSTOPO CUP,
- Juara di Liga DKI 2020, dan
- Prestasi di Kejuaraan MILENIA CUP 2024 Se-Jabodetabek.
Tidak berhenti sampai di situ, Tomi berharap DOJO RPTRA DELAS terus memberi manfaat bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan mengembangkan prestasi di bidang olahraga bela diri, khususnya taekwondo.(rul)




