Akibat Rem Blong, Truk Fuso Tabrak Dua Motor di Semanding
KABUPATEN MALANG, 10 Desember 2024 – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jl. Raya Semanding, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, pada Selasa pagi sekitar pukul 10.45 WIB. Edy Listyowarno, warga Desa Selorejo, Dau, Kabupaten Malang, pengemudi truk fuso bernomor polisi B 9512 AV, menabrak dua sepeda motor Yamaha Vega dengan nomor polisi N 3144 GR dan Suzuki Satria N 4487 EAV.
Menurut informasi awal, kecelakaan terjadi akibat pengemudi truk fuso kehilangan kendali karena rem tidak berfungsi dengan baik. Truk yang melaju di jalan menurun, tepatnya dari arah Pondok Ar Rohmah Putri, menyeruduk dua sepeda motor yang tengah melintas di kawasan Semanding.
Berdasarkan keterangan salah satu saksi di lokasi, Idham (42), truk fuso tersebut tiba-tiba melaju tidak terkendali dari arah Pondok Ar Rohmah Putri. Pengemudi berusaha menghindari kendaraan lain, namun truk tetap menabrak dua motor.
“Tiba-tiba gelundung, ndak ngerem. Supirnya sempet klakson, tapi gak ketolong. Satu motor ketabrak pas lewat, terus nabrak motor satunya lagi yang lagi parkir di warung kopi,” ucap Idham.
Idham menambahkan, kedua motor, Yamaha Vega dan Suzuki Satria, sempat terseret beberapa meter sebelum truk akhirnya berhenti setelah menabrak tiang PLN.
Akibat kecelakaan ini, pengemudi truk dan pengendara Yamaha Vega mengalami luka-luka. Keduanya segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban masih dalam pemeriksaan tim medis.
Sementara itu, pengendara Suzuki Satria dilaporkan selamat tanpa luka serius, meskipun kendaraannya mengalami kerusakan parah.
Kapolsek Dau, Kompol Edi Hari Adi Kartika, bersama beberapa anggota, bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan memberikan akses pertolongan untuk korban.
Kompol Edi Hari Adi Kartika menghimbau para pengemudi kendaraan besar, seperti truk, untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman. “Perawatan rutin sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.(rul)




