Lalu Lintas

Pemerintah Kota Malang Rencanakan Penataan Arus Lalu-lintas di Sekitar Pasar Kebalen

MALANGSATU – Pemerintah Kota Malang telah mengagendakan penataan arus lalu-lintas di sekitar Pasar Kebalen sebagai bagian dari upaya revitalisasi pasar yang telah rampung pada tahun 2023 lalu.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menjelaskan bahwa penataan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung dan pedagang pasar setelah proses revitalisasi selesai.

“Saat ini, arus lalu-lintas di sekitar Pasar Kebalen sering mengalami kemacetan, terutama karena keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Jalan Zaenal Zakse,” ujar Eko.

Meskipun revitalisasi Pasar Kebalen baru mencakup sekitar 250 pedagang yang terdata oleh Diskopindag Kota Malang, penertiban terhadap PKL juga masih belum sepenuhnya dilakukan.

“Pedagang yang terdaftar sekitar 250 pedagang, namun jumlah PKL diperkirakan mencapai 500 hingga 1.000 PKL. Oleh karena itu, agenda terdekat adalah menata lalu-lintas di sekitar pasar,” tambah Eko.

Langkah penertiban yang telah dilakukan saat ini sebatas membatasi aktivitas PKL yang berjualan di sepanjang Jalan Zaenal Zakse. Namun, PKL seringkali meluas hingga ke arah Muharto, Jodipan.

Eko menyatakan bahwa langkah ini juga diambil karena banyaknya keluhan dari warga, mengingat aktivitas pedagang yang bercampur dengan lalu-lintas di ruas jalan tersebut.

Selain itu, Pemerintah Kota Malang melalui Diskopindag juga akan berupaya memfasilitasi tempat berdagang bagi PKL dan memfokuskan untuk menata lokasi yang lebih representatif.

“Kami akan bekerja sesuai petunjuk dari wali kota untuk menata pasar ke depan, memperhatikan para pelaku usaha, dan menyiapkan tempat yang layak serta memberikan pembinaan yang diperlukan,” jelas Eko.

Sebagaimana diketahui, Pasar Kebalen, menjadi sorotan utama dengan aktivitasnya yang padat. Pasar ini buka mulai pukul 04.00 WIB hingga 09.30 WIB, namun suasana pasar sudah bergeliat sejak pukul 02.00 dini hari.

Pukul 05.00 WIB, pasar mulai ramai dikunjungi pembeli. Dengan jumlah pedagang mencapai 600 orang, pasar ini menjadi destinasi utama bagi mereka yang mencari berbagai macam kebutuhan. Meskipun gedung pasar sedang dalam pembangunan, para pedagang lebih memilih berjualan di luar karena lebih mudah bertemu dengan pelanggan di jalan. (gus/ram)

Related Articles

Back to top button